Gw yakin semua orang di Indonesia pernah nonton, denger, baca atau paling ga tau yang namanya laskar pelangi hasil karya Andrea Hirata. Sebuah karya yang AWESOME banget.
Nah, didalamnya diceritain juga tentang sebuah tempat kongkow yang paling sering didatangi oleh para suku bangsa melayu, COFFEE SHOP aka Warung Kopi, hehehe.. dan itu bukan cerita rekayasa atau buatan lho. Warung Kopi emang identik dengan yang namanya suku melayu. Disana adalah pusat bergulirnya tata surya suku ini. Disini semua diperbincangkan, dari yang namanya si anu selingkuh sama si itu, RI 1 lagi buat lagu baru, si Anu menang juara gaplek antar kelurahan yang berhadiahkan satu kardus Indomie, sampai ke penemuan-penemuan terbaru obat panu, pokoknya lengkap.. kap.. kap..
Warung kopi melayu dulu (versi yang gw tahu, hehe) adalah sebuah toko/warung kopi dengan ornamen lemari dagangan didepan dan kasir didalam dekat dengan dapur pembuat kopinya, didalam disediakan beberapa meja dan kursi untuk bercengkrama para anak manusia yang dibuat tidak memanjang tipikal warteg tapi seperti susunan meja makan warung makan padang. yang dijual disitu selain kopi biasanya menu sarapan seperti ketan, burgo, lakso, nasi gemuk/uduk, gorengan, dll dipagi hari, menu makan siang mengikuti menu makan masakan rumah disiang hari dan begitu pula dengan malam mengikuti menu makan masakan rumah dimalam hari.
Kampung nyokap gw Tanjung Pinang, Lahat, walopun banyak kebon kopi sayangnya ga ada warkop jenis ini, mungkin karena da banyak stok kopi sendiri2 sehingga mereka lebih memilih bertamu dan bercengkrama diberanda handai taulan/tetangga masing2. Tapi kampungnya bokap yang didominasi para pengrajin emas di Tanjung Batu, OI, malah ada. Kita nyebutnya klo gak salah kalangan. Sebuah pasar mingguan setiap hari tertentu, dan 6 hari lainnya kosong melompong dan yang tertinggal hanya warung kopi itu yang beratapkan seng dan berdindingkan kayu. Gw sering diajak ama bokap kesini buat makan burgo atau lakso klo lagi mudik ke kampung beliau, makanan favorit beliau gw ingat banget puntiran (ntar saat gw pulkam kesana gw ambil gambarnya deh), sementara gw tetap dengan burgo dan laksonya.. AJIIIBB..












